Diikuti oleh penjualan Daihatsu dalam periode sama sebanyak 59.420 unit, disusul Isuzu sebanyak 10.820 unit dan merek UD Trucks sebanyak 336 unit.
"Seiring dengan pertumbuhan penjualan kendaraan nasional pada lima bulan pertama tahun 2026, Astra melihat bahwa kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia tetap beragam dan terus berkembang," tambah Windy.
Adapun, pada segmen mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) sepanjang Januari-Mei, Astra berhasil menjual 35.211 unit atau sepanjang Mei 2026, penjualan LCGC Astra mencapai 6.836 unit.
Gaikindo mencatat penjualan mobil nasional sepanjang Mei 2026 tumbuh dua digit hingga mencapai 14% secara tahunan (year-on-year/yoy) sebesar 69.219 unit, dibandingkan realisasi Mei 2025 yang sebesar 60.697 unit.
Peningkatan ini terjadi pada penjualan ritel—dari dealer ke tangan konsumen— yang melambung 16,8% yoy menjadi 71.890 unit, naik signifikan dari posisi 61.546 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Adapun, secara kumulatif sepanjang lima bulan pertama tahun ini (Januari–Mei 2026), rapor industri otomotif RI masih berada di zona hijau. Total wholesales tercatat menguat 12,8% yoy ke angka 359.015 unit, sedangkan penjualan ritel terkerek 8,8% yoy menyentuh 359.490 unit.
Meski membukukan performa impresif secara tahunan, pasar bulanan (month-on-month/mom) mengindikasikan adanya normalisasi.
Jika dibandingkan dengan April 2026, angka wholesales Mei melemah dari 80.779 unit menjadi 69.219 unit. Tren serupa terjadi pada penjualan ritel yang terkoreksi tipis dari 75.736 unit menjadi 71.890 unit.
(ain)































