Logo Bloomberg Technoz

Kondisi moneter global diperkirakan akan relatif ketat, dengan imbal hasil obligasi yang tinggi dan premi risiko yang sensitif terhadap guncangan baru. Permintaan eksternal diproyeksikan akan melambat pada 2026, sebelum secara perlahan pulih pada2027–2028.

Prospek Jangka Menengah

Prospek pertumbuhan jangka menengah Indonesia bergantung pada keberhasilan implementasi reformasi struktural dan berkurangnya hambatan eksternal. Pemulihan jangka menengah didasarkan pada meredanya gangguan pasar komoditas, pertumbuhan kredit swasta yang lebih kuat, akselerasi rencana investasi Danantara, dan reformasi melalui pembentukan Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP) atau Debottlenecking Task Force.

Estimasi jangka menengah merujuk pada estimasi potensi pertumbuhan Indonesia, yakni 4,2%. Pertumbuhan ekonomi terkini didukung oleh stimulus dari sisi permintaan, seperti insentif fiskal dan belanja pemerintah yang terarah.

Tanpa reformasi yang mendorong produktivitas, skema insentif tersebut hanya akan meningkatkan pertumbuhan untuk sementara waktu, tetapi tingkat pertumbuhan ekonomi tersebut akan sulit untuk dipertahankan secara berkelanjutan.

"Oleh karena itu, pencapaian proyeksi pemulihan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% di tahun 2027–2028 akan sangat bergantung pada reformasi." 

Di sisi lain, inflasi diproyeksikan tetap berada dalam kisaran target Bank Indonesia, walaupun risiko terkait harga pangan dan energi masih tetap tinggi.

(lav)

No more pages