Logo Bloomberg Technoz

“Pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran ketentuan oleh KoinP2P terus dilakukan pendalaman, antara lain terkait aspek tata kelola penyelenggara dan penyampaian laporan kepada OJK,” ujarnya.

Agusman menegaskan, bahwa OJK telah meminta KoinP2P untuk segera melakukan berbagai langkah perbaikan guna memperkuat kondisi perusahaan. Langkah tersebut mencakup penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan sebelumnya, peningkatan tata kelola dan kepatuhan, hingga penyelesaian pembiayaan bermasalah.

Sebelumnya, kasus KoinP2P mencuat setelah Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta menetapkan dan menahan tiga pengurus PT Lunaria Annua Teknologi (LAT), perusahaan yang mengoperasikan platform KoinP2P, terkait dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kredit perbankan melalui fintech sebesar Rp600 miliar.

Tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan yakni BAA selaku Direktur Operasional PT Lunaria Annua Teknologi (PT LAT/KoinP2P) periode 2021 hingga sekarang, BH selaku Direktur Utama PT LAT 2015-2022 dan Komisaris PT LAT 2022 hingga sekarang, serta JB selaku Direktur Utama PT LAT sejak 2024 hingga sekarang

(mef/wep)

No more pages