Logo Bloomberg Technoz

Kevin Flanagan, Head of Investment Strategy di Wisdom Tree, memperkirakan The Fed akan menghilangkan nada (tone) bias penurunan suku bunga dalam rapat 16-17 Juni. Jika itu terjadi, maka prosesi kebijakan moneter yang bias ketat akan dimulai. Demikian seperti dikutip dari Bloomberg News.

Proyeksi Suku Bunga Acuan AS (Sumber: Bloomberg)

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas menjadi kurang menguntungkan saat suku bunga masih tinggi.

Analisis Teknikal

Lantas bagaimana prediksi gerak harga emas untuk hari ini? Berapa saja target yang perlu dicermati?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas terbenam di zona bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 35. RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish.

Sementara indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 11. Di bawah 20, yang berarti tergolong jenuh jual (oversold).

Untuk perdagangan hari ini, harga emas berpeluang naik. Apalagi pivot point US$ 4.334/troy ons sudah tertembus.

Dari situ, ada kemungkinan harga emas akan menguji resisten US$ 4.385/troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 5. Resisten lanjutan ada di US$ 4.447/troy ons yang menjadi MA-10.

Namun andai harga emas malah turun, maka US$ 4.327/troy ons sepertinya akan menjadi target support terdekat. Penembusan di titik ini berisiko membuat harga emas melorot ke rentang US$ 4.320-4.311/troy ons.

Target paling pesimistis ada di US$ 4.289/troy ons.

(aji)

No more pages