Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Jeblok, ESDM Belum Bahas Penyesuaian Tarif Listrik Q3

Azura Yumna Ramadani Purnama
05 June 2026 10:30

Ilustrasi Tarif Listrik (Envato)
Ilustrasi Tarif Listrik (Envato)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) belum membahas rencana penyesuaian tarif tenaga listrik kuartal III-2026 atau periode Juli–September 2026, meskipun nilai tukar terhadap dolar Amerika Serikat (AS) belakangan melemah.

Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Tri Winarno menyatakan belakangan Kementerian ESDM baru memutuskan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tak mengalami kenaikan, sementara tarif listrik kemungkinan kebijakannya bakal serupa.

Akan tetapi, Tri menegaskan Kementerian ESDM terus mengevaluasi tarif listrik yang saat ini berlaku dan perkembangan yang memengaruhi tarif listrik—tak terkecuali asumsi kurs terhadap dolar AS.


“Kalau yang minyak, berkaitan minyak, kan pemerintah sudah memutuskan untuk minyak enggak melakukan kenaikan sampai [akhir tahun]. Nah mungkin untuk yang listrik ini, mungkin untuk yang sangat membutuhkan masyarakat yang kurang mampu dananya, ya jangan sampai naiklah,” kata Tri kepada awak media di Kompleks Parlemen, dikutip Jumat (5/6/2026).

“Yang mampulah, kira-kira gitu. Tapi belum-belumlah ini. Evaluasi terhadap itu ya tentu pasti. Tapi apakah nanti naik atau tidak? Belum,” tegas Tri.