Logo Bloomberg Technoz

Nanik juga mengungkapkan akan dilakukan refocusing atau penajaman sasaran penerima manfaat. Salah satunya dengan mengevaluasi kebutuhan program di sekolah-sekolah yang dinilai berasal dari kelompok mampu, kemudian mengalihkan alokasi tersebut ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Ia menambahkan, fokus utama program ke depan adalah kelompok yang disebut 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Berdasarkan masukan para ahli, intervensi gizi dinilai paling efektif dilakukan sejak masa kehamilan hingga anak berusia sekitar sembilan tahun atau setingkat sekolah dasar.

"Makanya kemarin kita sampai mengeluarkan ancaman, SPPG harus ada 3B. Kalau nggak, kita suspensi. Alhamdulillah hasilnya bagus, dalam dua minggu itu ada 22 juta penerima 3B," kata Nanik.

Sementara itu, Wakil Kepala BGN Bidang Pengawasan Agustina Arumsari mengatakan salah satu fokusnya adalah memperkuat tata kelola dan sistem pengendalian internal program MBG. Mantan Wakil Kepala BPKP tersebut menilai sejumlah sistem yang digunakan saat ini masih belum terintegrasi secara optimal.

Menurut Agustina, BGN akan memperkuat validasi data dan mengintegrasikan berbagai sumber data pemerintah, termasuk data pendidikan dan kesehatan, guna memastikan kebijakan prioritas bagi daerah 3T serta program penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

(dec/ell)

No more pages