KAEF Ungkap Soal Rencana Pisah dari Holding BUMN Farmasi
Cahya Puteri Abdi Rabbi
04 June 2026 07:35

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mengungkapkan bahwa perusahaan saat ini masih menunggu arahan dari induk holding BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero), terkait rencana de-holdingisasi atau pemisahan perseroan dari holding tersebut.
Direktur Utama KAEF, Djagad Prakasa Dwialam mengatakan, pihaknya berada pada posisi sebagai objek dalam rencana restrukturisasi tersebut, sehingga keputusan sepenuhnya berada di tangan Bio Farma dan pemegang saham.
“Kami menunggu dari Bio Farma karena kami sebagai objek. Bukan kami yang berinisiatif, tetapi teman-teman dari Bio Farma yang akan menentukan,” kata Djagad dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu (3/6/2026).
Menurut Djagad, hingga saat ini belum ada kepastian apakah proses de-holdingisasi akan dilakukan pada tahun ini atau tahun depan. Perseroan masih menunggu arah kebijakan yang akan ditetapkan oleh Bio Farma dan Danantara.
Ia menjelaskan bahwa Danantara saat ini tengah mendorong penataan organisasi BUMN secara menyeluruh. Karena itu, rencana de-holdingisasi Kimia Farma harus diselaraskan dengan agenda perampingan tersebut.


























