Sedangkan para pejabat di Iran dikabarkan tengah mendiskusikan “teks final” untuk dikirimkan ke AS. Demikian diberitakan oleh Bloomberg News.
Tidak hanya itu, Trump juga menyatakan bahwa Israel dan kelompok Hizbullah sudah mencapai kesepakatan untuk tidak saling menyerang.
Akan tetapi, pasar masih memasang mode waspada. Sebab, eskalasi bisa kembali naik kapan saja.
“Ekspektasi soal kecepatan AS-Iran masih cair. Berbagai serangan terbaru dan pernyataan yang bertolak belakang mencerminkan bahwa ada hal-hal yang belum terselesaikan,” tegas Jason Pride dan Michael Reynolds dari Glenmede, seperti dikutip dari Bloomberg News.
Analisis Teknikal
Jadi bagaimana prediksi gerak harga emas hari ini? Berapa saja target yang perlu diwaspadai?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas masih tersangkut di zona bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 41. RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish.
Sementara indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 49. Menghuni area jual (short), tetapi tipis saja. Cenderung netral.
Untuk perdagangan hari ini, harga emas berpeluang menguji pivot point US$ 4.493/troy ons. Dari sini, ada potensi mengetes resisten US$ 4.503-4.506/troy ons.
Target resisten lanjutan ada di US$ 4.514-4.593/troy ons. Resisten terjauh ada di US$ 4.602/troy ons.
Namun andai harga emas malah turun lagi, maka US$ 4.467 sepertinya akan menjadi support terdekat. Penembusan di titik ini berisiko melongsorkan harga ke kisaran US$ 4.462-4.414/troy ons.
Target paling pesimistis adalah US$ 4.356/troy ons.
(aji)



























