Jepang menjadi negara asal impor non-migas terbesar kedua dengan nilai mencapai US$4,15 miliar atau berkontribusi 5,64% terhadap total impor non-migas RI.
Komoditas utama yang diimpor dari Jepang meliputi mesin/peralatan mekanis dan bagiannya sebesar US$846,28 juta, besi dan baja senilai US$559,82 juta, serta kendaraan dan bagiannya sebesar US$529,15 juta.
Adapun Australia tercatat sebagai negara asal impor non-migas terbesar berikutnya dengan nilai mencapai US$4,15 miliar atau setara 5,64% dari total impor non-migas Indonesia.
Impor dari Australia didominasi logam mulia dan perhiasan/permata senilai US$1,39 miliar, diikuti serealia sebesar US$507,48 juta dan bahan bakar mineral sebesar US$442,71 juta.
(ell)
No more pages




























