Logo Bloomberg Technoz

Sementara Israel mengintensifkan gempuran ke kelompok Hizbullah di Lebanon.

Anehnya, ini semua terjadi kala AS dan Iran sebenarnya dikabarkan tengah berdialog membahas perdamaian. Meski belum ada kejelasan mengenai hasil dari dialog tersebut.

“Negosiasi AS-Iran masih menjadi perhatian utama pelaku pasar, dan akan menjadi sumber volatilitas. Risikonya adalah investor terlanjur terbuai dengan propaganda pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengenai tercapainya kesepakatan, sedangkan di pihak Iran masih bersikeras mengenai sejumlah isu,” jelas Kyle Rodda, Analis Senior di Capital.com, seperti dikutip dari Bloomberg News.

Gold bangles on display a Chow Tai Fook Jewellery Group Ltd. store in Hong Kong. (Sumber: Lam Yik/Bloomberg)

Analisis Teknikal

Lantas bagaimana prediksi gerak harga emas untuk hari ini? Berapa saja target yang perlu dicermati?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas masih tersangkut di zona bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 45. RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish.

Akan tetapi, indikator Stochastic RSI 14 hari sudah menyentuh 98. Jauh di atas 80, yang berarti sangat jenuh beli (overbought).

Untuk perdagangan hari ini, harga emas berpotensi menguji pivot point US$ 4.535/troy ons. Jika tertembus, maka US$ 4.580/troy ons bisa menjadi target paling optimistis.

Namun kalau harga aset ini turun, maka US$ 4.529/troy ons rasanya akan menjadi target support terdekat. Dari sini, ada risiko mengetes rentang US$ 4.518-4.508/troy ons.

Target paling pesimistis atau support terjauh ada di US$ 4.497/troy ons.

(aji)

No more pages