Logo Bloomberg Technoz

Saham–saham barang baku, saham infrastruktur, dan saham energi jadi yang tertinggi penguatannya pada pagi–siang hari ini, menguat mencapai 4,68%, 3,18%, dan 3,01%.

Sejumlah saham yang menguat tajam dan menjadi top gainers antara lain PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang melejit 25%, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang melesat 24,7%, dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) yang terbang 24,5%.

Bursa Saham Asia kompak menapaki jalur hijau. Pada perdagangan siang hari ini, KOSPI (Korea Selatan), NIKKEI 225 (Jepang), TW Weighted Index (Taiwan), Topix (Jepang), Straits Times (Singapura), Hang Seng (Hong Kong), SETI (Thailand), KLCI (Malaysia), SENSEX (India), yang berhasil menguat masing–masing 3,33%, 2,69%, 2,51%, 1,98%, 0,94%, 0,84%, 0,51%, 0,11%, dan 0,11%.

Cerahnya IHSG dan bursa saham Asia tersulut laporan terbaru yang menunjukkan Washington dan Teheran hampir mencapai kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata. Seorang sumber yang mengetahui jalannya perundingan rahasia ini mengonfirmasi laporan yang pertama kali dirilis oleh Axios.

Wakil Presiden AS JD Vance mengungkapkan kedua negara saat ini tengah “saling bernegosiasi terkait beberapa poin kalimat dalam draf,” termasuk isu yang berkaitan dengan kemampuan nuklir Teheran. 

Ia menambahkan, Iran tampak bernegosiasi dengan niat baik dan progres nyata terus berjalan. “Saya tidak bisa menjamin kami pasti akan mencapai kesepakatan, tetapi saat ini saya merasa cukup optimis.”

Harga minyak mentah brent sebagai patokan global turun 6,61% menjadi US$93 per barel merespons kabar tersebut, yang disebut–sebut akan menegaskan pelayaran melalui Selat Hormuz akan “bebas tanpa hambatan”, menurut laporan Axios. Iran juga diwajibkan membersihkan seluruh ranjau di selat tersebut dalam 30 hari.

(fad/aji)

No more pages