Logo Bloomberg Technoz

Beberapa pembangkit listrik tenaga diesel dan gas, karena ketersediaan sumber daya, telah beroperasi paling cepat sekitar tiga hingga lima jam usai pemadaman total berlangsung. Beberapa wilayah yang teraliri listrik antara lain 20-30% Aceh, Sumatra Utara, dan Riau.

Setelah itu, kata dia, pemulihan aliran listrik bertambah usai Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) kembali beroperasi usai 10-15 jam kemudian sehingga menghidupkan 30-45% wilayah Aceh, Medan, dan Riau.

Terakhir, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, dan Sumatra Selatan mulai pulih sekitar 20-30 jam usai blackout. 

Pada saat ini, kata Edwin, seluruh pembangkit PLN sudah memiliki produksi yang cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan listrik di wilayah Pulau Sumatra. Dia pun mengklaim tak akan lagi ada pemadaman listrik akibat kekurangan pasokan.

Cegah Insiden Terulang

PLN juga mengklaim telah menyiapkan sistem agar peristiwa putusnya kabel transmisi di Menara Sutet Desa Tempino, Muara Jambi, Jambi tak akan terulang. 

Berdasarkan pemeriksaan awal, kabel transmisi tersebut terputus bukan karena sabotase. PLN dan Kepolisian menduga cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah tersebut membuat sambungan kabel mengalami gangguan. Selain itu, kabel tersebut diduga mengalami retas usai mengalami panas yang berlebihan.

"Nah, ketika kami mengetahui itu lebih panas, ada suhu-suhu tertentu kami bandingkan tentunya dengan suhu udara apakah kenaikannya sekitar 10 derajat atau 15 derajat, ada range-nya. Nah kalau ada yang tinggi biasanya kami akan melakukan pemeliharaan khusus ke tempat-tempat tersebut," kata Edwin.

(dov/frg)

No more pages