Logo Bloomberg Technoz

“Gagasan Soemitronomics harus dibumikan kembali dalam konteks kekinian. Daerah tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus menjadi pusat inovasi, hilirisasi, dan penciptaan pengusaha muda baru,” ujar Anthony di hadapan ratusan peserta kuliah umum.

Menurut Anthony, kekuatan ekonomi Indonesia di masa depan sangat ditentukan oleh kemampuan generasi muda dalam mengelola potensi daerah. Ia menilai penguasaan teknologi, digitalisasi, dan industrialisasi berbasis sumber daya lokal akan menjadi faktor penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

Anthony juga menegaskan bahwa HIPMI harus mengambil peran sebagai motor penggerak lahirnya ekosistem kewirausahaan nasional. Organisasi tersebut dinilai mampu menjadi penghubung antara kampus, industri, pemerintah, dan masyarakat desa dalam menciptakan peluang ekonomi baru.

Hilirisasi dan Desa Jadi Fokus Ekonomi Baru

Dalam paparannya, Anthony turut menyoroti pentingnya hilirisasi sektor pertanian dan pangan. Ia menilai selama ini banyak daerah hanya berperan sebagai pemasok bahan mentah tanpa memperoleh manfaat ekonomi maksimal dari potensi yang dimiliki.

Menurutnya, hilirisasi menjadi langkah penting agar daerah mampu menciptakan nilai tambah ekonomi yang lebih besar. Dengan adanya pengolahan hasil pertanian dan pangan di tingkat lokal, masyarakat desa dinilai dapat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih luas.

“Anak muda harus masuk ke sektor riil, masuk ke pertanian modern, industri pangan, ekonomi digital desa, dan membangun rantai nilai yang kuat. Kalau desa naik kelas, ekonomi nasional akan jauh lebih kokoh,” katanya.

Anthony menilai generasi muda memiliki peluang besar untuk masuk ke sektor pertanian modern dan ekonomi digital desa. Ia menyebut perkembangan teknologi saat ini membuka ruang bagi anak muda untuk membangun model bisnis baru yang lebih inovatif dan berdaya saing.

Selain itu, ia juga mendorong adanya kolaborasi yang lebih kuat antara HIPMI dan perguruan tinggi. Menurutnya, kampus memiliki peran strategis dalam melahirkan inovasi, teknologi, dan sumber daya manusia yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Anthony mengatakan pengusaha muda berbasis riset dan inovasi harus terus didorong agar mampu menghadapi tantangan ekonomi global. Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dinilai menjadi salah satu kunci dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan.

Forum kuliah umum tersebut berlangsung interaktif. Sejumlah mahasiswa dan kader HIPMI Perguruan Tinggi terlihat antusias menyampaikan pertanyaan terkait pembangunan daerah, digitalisasi ekonomi desa, hingga peluang pengembangan usaha berbasis teknologi.

Diskusi yang berlangsung di IPB itu juga memperlihatkan tingginya perhatian generasi muda terhadap isu hilirisasi dan penguatan ekonomi daerah. Banyak peserta menilai konsep pembangunan berbasis desa dan kewirausahaan menjadi gagasan yang relevan untuk menjawab tantangan ekonomi Indonesia ke depan.

Belakangan, Anthony memang aktif melakukan safari gagasan ke berbagai kampus dan daerah menjelang Musyawarah Nasional XVIII HIPMI. Dalam berbagai kesempatan, ia konsisten mengangkat isu penguatan pengusaha daerah, hilirisasi nasional, hingga ekonomi digital sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Gagasan Soemitronomics yang dibawanya kini mulai mendapat perhatian dari kalangan mahasiswa, pengusaha muda, hingga komunitas daerah. Konsep tersebut dinilai menawarkan pendekatan pembangunan ekonomi yang lebih merata dengan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan baru di Indonesia.

(tim)

No more pages