"Kami sudah melakukan pendalaman pasar valas di mana sekarang Chinese Yuan itu juga sudah ditransaksikan dalam negeri. Karena lokal currency transaksi kita dengan Tiongkok itu yang terbesar. Tahun lalu itu lebih dari US$25 miliar per tahun, tahun ini sebulan itu US$ 3,7 miliar," tutur Perry.
Selain itu, BI juga turut memperluas instrumen penempatan DHE SDA dengan memasukkan surat utang negara (SUN) dan surat berharga syariah negara (SBSN) berdenominasi valuta asing sebagai pilihan penempatan dana eksportir.
Instrumen penempatan DHE SDA tersebut kini mencakup rekening khusus DHE SDA, term deposit valas, Sekuritas Valas BI (SVBI), Sukuk Valas BI (SUVBI), hingga SUN dan SBSN valas. Tenor juga diperluas menjadi 12 bulan.
"Ini menjadikan fleksibilitas bagi para eksportir untuk menggunakan DHE yang sudah masuk ke Bank Himbara tadi, untuk bisa digunakan untuk berbagai keperluan untuk dunia usaha," kata Perry.
(lav)






























