Oleh karenanya, salah satu upaya yang ditawarkan oleh Purbaya adalah dengan melakukan studi lingkungan mengenai kapasitas Danau Toba yang sebenarnya.
“Nanti kapasitas sebetulnya seperti apa akan ditentukan dari hasil studi lingkungan di situ ya, studi daya dukung lingkungan danau itu, ternyata studinya belum ada, jadi saya bilang tadi, yaudah jalan aja,” kata Purbaya saat menemui wartawan usai sidang debottlenecking, Selasa (19/5/2026).
Purbaya mengatakan bahwa studi ini rencananya akan dilaksanakan dalam 3 bulan dan akan menghabiskan anggaran sebesar Rp200 juta.
“Tadi ke LPDP yang bilang ada dana, sebenarnya dana riset BRIN ada banyak sekali yang belum kepakai, jadi kalau cuma 200 juta, dibanding dana yang terdia untuk BRIN untuk riset itu amat kecil,” kata Purbaya.
(ell)





























