Daftar 9 WNI di Armada Flotilla yang Diduga Dicegat Israel
Dovana Hasiana
19 May 2026 11:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) melaporkan sejumlah kapal pelayaran kemanusiaan misi Global Sumud Flotilla 2026 ke Gaza, Palestina diduga mengalami intersepsi oleh Pasukan Pertahanan Israel atau The Israel Defense Forces (IDF). Dalam hal ini, terdapat sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan tersebut.
Sembilan WNI tersebut merupakan laki-laki yang tersebar di lima kapal berbeda, mulai dari Kapal Zapyro; Kapal Josef; Kapal Kasr-1; Kapal BoraLize; dan Kapal Ozgurluk. Dari sembilan WNI tersebut, empat di antaranya adalah jurnalis dan lima sisanya aktivis kemanusiaan.
“Kami sekarang sedang mempersiapkan kemungkinan terjadinya penculikan atau penahanan. Ini yang kami siapkan sekarang ini termasuk bagaimana menyiapkan dukungan diplomasi dari pemerintah Indonesia,” ujar Pengarah Global Peace Convoy Indonesia Ahmad Juwaini, dikutip Selasa (19/05/2026).
Dari sembilan WNI tersebut, Koordinator Dewan Pengarah Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) Maimon Herawati mengatakan lima di antaranya diduga sudah diculik oleh Israel. Mereka adalah Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat; dua jurnalis Republika yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah; relawan jurnalis dari iNewsTV Rahendro Herubowo; dan jurnalis Tempo Andre Prasetyo Nugroho.
Sementara, empat WNI lainnya masih berlayar. Mereka adalah Hendro Prasetyo; Asad Aras Muhammad; Herman Budianto Sudarsono; dan Ronggo Wirasanu.





























