Presiden AS itu juga menyatakan dirinya tidak ingin Taiwan "merdeka" dan menyerukan agar pihak Taiwan maupun China sama-sama "mendinginkan suasana."
Merespons hal itu, Lai menolak narasi yang menyebut bahwa Taiwan tengah mengupayakan kemerdekaan. Ia menyatakan "tidak ada masalah kemerdekaan" dan kembali menegaskan posisinya bahwa pulau tersebut pada dasarnya sudah menjadi sebuah negara demokratis yang berdaulat.
Meski demikian, Lai juga mencatat bahwa Trump dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio telah berulang kali menegaskan kembali bahwa kebijakan AS terhadap Taiwan tetap tidak berubah. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Washington atas dukungan yang terus diberikan kepada Taiwan selama ini.
Sementara itu, Ketua DPR AS Mike Johnson, saat berbicara di Fox News pada hari Minggu, menilai sikap Presiden Lai sebagai langkah yang "bertanggung jawab." Johnson menambahkan bahwa status Taiwan sebagai "negara merdeka" merupakan kepentingan bagi "semua orang yang mencintai kebebasan di seluruh dunia."
(bbn)



























