Logo Bloomberg Technoz

RI Tunda Pasukan Gaza, Prabowo Subianto: Bukan untuk Hamas

Redaksi
20 March 2026 17:57

Sayap militer Hamas, memantau kendaraan IRCC saat mengumpulkan jenazah sandera Israel di Kota Gaza, Gaza, Rabu (15/10/2025). (Ahmad Salem/Bloomberg)
Sayap militer Hamas, memantau kendaraan IRCC saat mengumpulkan jenazah sandera Israel di Kota Gaza, Gaza, Rabu (15/10/2025). (Ahmad Salem/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan ide pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza, Palestina, bukan untuk melucuti senjata Hamas. Meski saat ini rencana pengiriman pasukan tengah ditangguhkan (on hold) karena situasi antara Iran dan Israel-AS, Prabowo menjelaskan sejumlah hal mendasar terkait rencana pengiriman pasukan perdamaian tersebut. 

Hal pertama adalah perjuangan Indonesia sejak dulu, yakni membela kemerdekaan Palestina.

“Saya menjalankan perjuangan bangsa Indonesia dari dulu. Kita selalu membela kemerdekaan Palestina. Saya selalu katakan, dalam pembicaraan saya dengan tokoh-tokoh barat, kita akan ikut (Board of Peace/BoP) dan kita siap kirim pasukan perdamaian, asal saya bilang semua pihak setuju keterlibatan Indonesia,” kata Prabowo.


Penegasan itu dikemukakan dalam acara Presiden Prabowo Menjawab yang digelar di kediamannya di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Acara berformat diskusi terbuka tersebut menghadirkan sejumlah pakar dan jurnalis senior dan tayang Kamis 19 Maret 2026.

Persetujuan terpenting terkait pengiriman pasukan perdamaian Indonesia, lanjut Prabowo, adalah dari para tokoh Palestina. Dan kedua, persetujuan dari semua negara mayoritas muslim di BoP, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania, Turki, Pakistan, Qatar, dan Mesir.