Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Coret 11 Ribu Penerima Bansos yang Terlibat Judol 

Dovana Hasiana
13 May 2026 11:15

68% Penduduk RI Miskin Kata Bank Dunia, Pemerintah Sebut Bansos Jadi Solusi (Diolah dari Berbagai Sumber)
68% Penduduk RI Miskin Kata Bank Dunia, Pemerintah Sebut Bansos Jadi Solusi (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Sosial mengatakan telah mencoret lebih dari 11.000 keluarga penerima manfaat (KPM) dari daftar penyaluran bantuan sosial tahun ini. Alasannya, berdasarkan informasi PPATK, penerima bansos tersebut diduga terlibat dalam aktivitas judi online atau judol.

"Kita tetap ikuti perkembangannya agar bansos bisa dimanfaatkan dengan baik. Untuk tahun 2026 ini ada 11.000 lebih yang kami coret di Triwulan pertama dan untuk triwulan kedua itu ada 75 KPM yang kami coret," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf dikutip, Rabu (13/05/2026).

Menurut dia, kebijakan pencoretan ini adalah kelanjutan dari temuan lebih dari 600.000 penerima bansos yang terlibat aktivitas judol, pada 2025. 


Kementerian Sosial kemudian sempat kembali menyalurkan bansos usai para penerima manfaat melakukan reaktivasi sesuai hasil pemeriksaan di lapangan. Kata dia, beberapa KPM yang sempat dicoret ternyata benar-benar membutuhkan bansos. Namun, reaktivasi dilakukan usai pemberian sosialisasi tentang larangan penggunaan bansos untuk kegiatan judol dan pelanggaran lainnya. 

"Tentu kita beri pendampingan, jangan sampai mengulang lagi. Kalau mengulang lagi, akan kita coret selamanya," ujar Saifullah.