Logo Bloomberg Technoz

“Namun, bila rupiah bertahan di atas Rp17.500, pelemahan makin cepat, cadangan devisa terus terpakai, dan ekspektasi inflasi mulai terganggu, maka kenaikan BI Rate sebesar 25bps menjadi opsi kebijakan bisa dapat dipertimbangkan,” kata Josua.

Meski begitu, Josua mengingatkan bahwa kenaikan BI Rate juga memiliki biaya. Di satu sisi, kenaikan suku bunga dapat membantu menahan tekanan rupiah, menjaga minat investor pada aset rupiah, dan memberi sinyal kuat bahwa BI memprioritaskan stabilitas.

“Di sisi lain, kenaikan suku bunga dapat meningkatkan biaya dana perbankan, menahan pertumbuhan kredit, menekan konsumsi dan investasi, serta memperbesar biaya pembiayaan pemerintah di pasar SBN,” katanya. 

Karena itu, BI kemungkinan tidak akan menaikkan suku bunga hanya karena level rupiah menyentuh angka tertentu, tetapi akan melihat apakah pelemahan tersebut sudah mengganggu stabilitas harga, arus modal, dan kepercayaan pasar.

“Dengan rupiah di sekitar Rp17.500, peluang kenaikan BI Rate sudah lebih tinggi dibanding sebelumnya, tetapi kebijakan paling efektif tetap harus berupa kombinasi antara stabilisasi rupiah oleh BI, disiplin fiskal oleh pemerintah, perbaikan penerimaan negara, dan komunikasi kebijakan yang konsisten agar pasar melihat Indonesia tidak hanya bertahan, tetapi juga tetap kredibel,” kata Josua.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mengeklaim pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga menembus level Rp17.500/US$ terjadi akibat faktor internal ekonomi domestik maupun eksternal global.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menjelaskan penyebab rupiah terdepresiasi karena meningkatnya kebutuhan dolar AS secara musiman, seperti pembayaran utang luar negeri dan pembayaran dividen perusahaan. Selain itu, terdapat kebutuhan untuk ibadah haji yang mendorong peningkatan permintaan dolar AS di pasar domestik.

Dari sisi eksternal, konflik di Timur Tengah masih berlangsung dengan intensitas yang meningkat, sehingga mendorong naiknya harga minyak dunia serta meningkatkan ketidakpastian global.

(ell)

No more pages