Logo Bloomberg Technoz

“Kami juga berekspansi ke Kanada, ke potash. Omong-omong, potash memainkan peran besar dalam ketahanan pangan di Indonesia sebagai komponen penting untuk pupuk NPK,” tegas dia.

Bidik Hilirisasi Timah

Lebih lanjut, Aryo menjelaskan Arsari Tambang baru saja membangun pabrik timah solder di Batam, melalui anak usahanya PT Solder Tin Andalan Indonesia (Stania).

Dia mengungkapkan pabrik timah perseroan tak hanya ingin memproduksi solder bar, tetapi ingin mengembangan produk solder paste yang digunakan dalam industri semikonduktor.

“Itulah mengapa di Batam kami memiliki akses terhadap riset tidak hanya di Singapura, Malaysia, China, tetapi juga Amerika Serikat dan Eropa,” ungkap Aryo.

Lebih jauh, dalam 1—2 tahun mendatang Aryo bakal mengkaji pengembangan produk pelat timah. 

Bahkan, dia sempat mengajak berbagai perusahaan, termasuk PT Smelting milik PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk berinvestasi bersama di proyek kimia timah atau tin chemical.

“Dalam satu atau dua tahun ke depan, kami berencana untuk merambah ke bidang pelapisan timah dan produk-produk lainnya. Jika ada pihak seperti PT Smelting atau perusahaan lain yang ingin berkontribusi atau menjalin kemitraan dengan kami di bidang bahan kimia timah, kami juga berencana untuk merambah ke bidang tersebut,” ujar Aryo.

Sekadar informasi, Aryo sebelumnya sempat menyatakan Arsari Tambang sedang mengkaji peluang akuisisi aset tambang senilai Rp7 triliun di Kanada. Dia menargetkan akuisisi akuisisi rampung pada Juni 2026.

Aryo mengatakan perseroannya masih melakukan negosiasi dengan pihak Kananda. Aryo belum banyak berkomentar ihwal perkembangan penjajakan akuisisi tambang tersebut.

“Kita masih negosiasi. Dan ini baru selesai tahun depan. Nilai akuisisinya sekitar Rp7 triliun. Paling telat kita selesai Juni 2026,” kata Aryo di sela Minerba Convex 2025, Jakarta, Rabu (15/10/2025).

Aryo mengatakan rencana akuisisi aset tambang di Kanada itu mendapat momentumnya selepas pemerintah meneken pakta dagang Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (Indonesia-Canada CEPA).

“Ini berkat kerja keras Presiden Prabowo, belum lama ini kan, beliau menandatangani [ICA] CEPA, Comprehensive Economic Partnership Agreement dengan Uni Eropa dan Kanada,” ucap Aryo, yang juga keponakan Presiden Prabowo Subianto.

Hashim mengelola bisnis tambang timah terintegrasi lewat PT Arsari Tambang.

Perusahaan yang disebut terakhir merupakan induk untuk lini bisnis timah dan solder Hashim dari tahap eksplorasi, ekstraksi awal, pengolahan, peleburan, permunian hingga penjualan.

Arsari Tambang memiliki empat anak usaha di antaranya PT Mitra Stania Prima, PT Mitra Stania Kemingking, PT Mitra Stania Bembang dan PT Aega Prima.

Selain timah, Arsari Tambang turut memiliki portofolio pada sektor nikel, kalium (potash) dan pasir laut.

(azr/wdh)

No more pages