Sanksi baru ini merupakan versi yang lebih terbatas dibandingkan proposal awal Uni Eropa. Selain sanksi individu, komisi juga sempat mengusulkan penangguhan perjanjian perdagangan dengan Israel, dan saat ini tengah mempelajari usulan dari Prancis serta Swedia untuk mengenakan tarif pada barang-barang yang berasal dari permukiman di Tepi Barat.
“Kami tidak mampu mengambil langkah apa pun karena selalu ada negara yang ragu-ragu. Saya memahami ada yang merasa, karena alasan sejarah, mereka memiliki utang moral abadi kepada Israel, tetapi itu tidak bisa dimaafkan. Kita tidak bisa menutup mata,” kata diplomat tertinggi Luksemburg, Xavier Bettel, kepada wartawan pada Senin.
(bbn)
No more pages































