Logo Bloomberg Technoz

Purbaya Pastikan Royalti SDA Ditunda, Ada Sumber Baru Rp200 T

Mis Fransiska Dewi
12 May 2026 12:18

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Bloomberg)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah menunda rencana menaikkan tarif royalti bagi komoditas mineral hingga pengenaan bea keluar terhadap batu bara dan produk turunan nikel.

Hal itu dilakukan karena terdapat kebijakan lain yang akan menjadi sumber pendapatan negara dari sektor sumber daya alam. Menurut Purbaya, negara berpotensi memperoleh penerimaan hingga melebihi Rp200 triliun dari kebijakan anyar tersebut. 

Sebelumnya, Purbaya menyebut kebijakan tarif royalti hingga bea keluar batu bara dan nikel akan rilis pada Juni 2026. Namun, tak berselang lama pada hari yang sama, Purbaya menyebut telah berkomunikasi dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan memperoleh informasi bahwa kebijakan tersebut ditunda.


“Kami ikuti kebijakan Pak Menteri ESDM. Rupanya ada perubahan setelah saya bicara kemarin kan. Itu enggak lama perubahan setelah ngomong, sejam, dua jam setelah itu ada perubahan. Pak Bahlil telpon saya, ya sudah kita ikuti,” kata Purbaya ditemui usai pelantikan di kantornya, Selasa (12/5/2026). 

Bendahara Negara tersebut juga menjelaskan ditundanya penerapan tarif royalti hingga BK lantaran terdapat kebijakan lain yang akan memperkuat pendapatan dari sektor sumber daya alam (SDA). Sejalan dengan hal tersebut, Purbaya memastikan pendapatan negara akan meningkat tanpa adanya tambahan kebijakan itu.