Impor Barang Konsumsi Lesu, Kendaraan Merosot 46%
Mis Fransiska Dewi
04 May 2026 19:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor barang konsumsi pada bulan Maret mencatatkan penurunan sebesar 10,81% secara year-on-year. Salah satu komoditas yang turun tajam yakni impor kendaraan.
“Yang pertama kendaraan dan bagiannya ini HS[Harmonized System] 87 turun sebesar 46,69%,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono dalam rilis BPS, Senin (4/5/2026).
Penurunan ini seiring dengan penurunan penjualan otomotif Indonesia di bulan Maret 2026. Menurut Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan mobil wholesales sepanjang Maret 2026 tercatat mengalami penurunan cukup signifikan atau hanya sebanyak 61.271 unit,
Angka tersebut mencatatkan penurunan 13,8% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy) yang masih 71.099 unit. Secara retail sales, total penjualan juga turun 13,2% menjadi sebanyak 66.627 unit dari sebelumnya yang masih sebanyak 76.765 unit.
Selain itu, Ateng juga menyebut penurunan juga terjadi pada komoditas dengan nomor HS85 yakni mesin dan juga peralatan elektrik yang anjlok sebesar 50,93%. Sementara itu, produk farmasi dengan HS30 juga mencatatkan penurunan sebesar 18,3%.





























