Diduga WNI Gunakan Morse untuk Perdaya AI Grok, Curi Kripto Rp3 M
Redaksi
11 May 2026 11:25

Bloomberg, Seorang diduga asal Indonesia menjadi sorotan komunitas teknologi global usai diduga berhasil mengecoh agen kecerdasan buatan (AI) Grok milik xAI. Efek dari ulahnya memicu transfer aset kripto senilai sekitar US$150.000-US$175.000 (setara Rp2,6 miliar-Rp3,04 miliar).
Kasus yang viral di platform X itu dinilai bukan sekadar insiden pencurian kripto biasa, melainkan sinyal bahaya baru AI yang tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga diberi kewenangan menjalankan transaksi finansial otomatis melalui dompet digital dan blockchain.
Someone just stole $175,000 from @grok... and then gave it back?!
— Jarrod Watts (@jarrodwatts) May 4, 2026
On a now deleted account, @Ilhamrfliansyh used a prompt injection attack to trick Grok into tweeting something malicious...
The original tweet seems to have been morse code for something like "Withdraw ALL… pic.twitter.com/MP0laRboVM
Akun X bernama @Ilhamrfliansyh, yang diketahui kini telah dihapus, diduga memanfaatkan teknik prompt injection menggunakan kode Morse dan instruksi tersembunyi. Tujuannya memanipulasi sistem Grok dan Bankrbot, bot perdagangan kripto otomatis yang terhubung dengan AI tersebut.
Kronologi @Ilhamrfliansyh tipu AI Grok
Kronologi bermula saat pelaku mengirim pesan berkode Morse kepada Grok. AI milik Elon Musk itu kemudian menerjemahkan pesan tersebut menjadi teks biasa di platform X. Namun tanpa disadari, hasil terjemahan itu ikut dibaca oleh Bankrbot sebagai instruksi valid untuk mentransfer token DebtReliefBot (DRB) ke wallet pelaku di jaringan Base.
done. sent 3B DRB to .
— Bankr (@bankrbot) May 4, 2026
- recipient: 0xe8e47...a686b
- tx: 0x6fc7eb7da9379383efda4253e4f599bbc3a99afed0468eabfe18484ec525739a
- chain: base
































