PM Singapura: Ada Pekerjaan Baru dan Lebih Baik di Era AI
News
05 May 2026 10:42

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong mengatakan, transformasi ekonomi akibat kecerdasan buatan (AI) akan menciptakan pekerjaan baru dan lebih baik, meski di saat yang sama sebagian pekerjaan akan hilang. Hal ini disampaikannya dalam pidato May Day Rally pada 1 Mei 2026, seperti dilaporkan Channel NewsAsia, dikutip Selasa (5/5/2026). Dalam pidatonya di hadapan lebih dari 1.600 pemimpin serikat pekerja dan mitra tripartit, Wong mengakui bahwa dampak AI terhadap dunia kerja akan sangat besar.
Ia menyebut teknologi AI tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga akan mengubah bahkan menghilangkan sejumlah jenis pekerjaan. Meski demikian, pemerintah Singapura berkomitmen memastikan setiap pekerja tetap terlindungi dalam proses transisi tersebut.
“Seiring transformasi ekonomi kita, kita akan menciptakan pekerjaan baru dan lebih baik. Kita mungkin tidak dapat melindungi setiap pekerjaan. Tetapi kami akan melindungi setiap pekerja. Karena di Singapura, setiap pekerja penting," kata dia.
Wong menegaskan bahwa transformasi ekonomi akan diiringi dengan penciptaan peluang kerja baru yang lebih berkualitas, sejalan dengan perubahan kebutuhan industri. Ia juga menyoroti perkembangan teknologi AI yang semakin canggih, termasuk kemampuan sistem berbasis AI untuk menjalankan tugas kompleks secara mandiri.
Kondisi demikian membuat pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan banyak tenaga kerja kini dapat dilakukan oleh lebih sedikit orang, sehingga mempercepat perubahan struktur pasar tenaga kerja.
"AI tidak hanya akan meningkatkan produktivitas. Itu akan mengganggu dan membentuk kembali seluruh industri," sebut Wong.
































