Dia berujar melalui papan pintar, para guru di sekolah yang sulit terjangkau dapat dibantu dari pusat berupa pelajaran tambahan, silabus, sampai pelbagai bantuan secara waktu nyata (real time). Prabowo pun menyebut pemerintah dapat memonitor semua kelas di seluruh Indonesia dari Jakarta.
“Jadi kalo ada guru-guru yang enggak masuk kita bisa liat, mana guru-guru yang tidak masuk pada hari itu,” tutur dia.
Menurut Prabowo, pendidikan merupakan amat penting bagi anak-anak Indonesia. Dia mengeklaim negeri ini berada dalam keadaan kuat saat ini, bahkan berjanji tak bakal mengimpor lagi bahan bakar minyak (BBM) ke depannya.
“Kita akan bangun seluruh negara, kita berada dalam keadaan kuat, banyak negara panik, kita tidak panik, kita sudah swasembada pangan dan sebentar lagi kita swasembada BBM, kita tidak akan impor BBM lagi saudara-saudara,” kata Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, dia sempat menanyakan ketersediaan program makan bergizi gratis (MBG) di Gorontalo, khususnya di sekolah setempat. Prabowo juga berjanji bahwa pemerintah akan menyalurkan segera MBG kepada sekolah-sekolah yang belum mendapatkannya.
“Ya, nanti yang belum dicatat ya segera kita, kita segera [salurkan]. Pokoknya tahun ini semua sekolah yang merasa perlu akan kita berikan MBG semuanya, yang tidak perlu gapapa ya, kan? Ya kan? Kalau anak-anak orang kaya enggak perlu gapapa, bener? Ya kan? Enggak dipaksa, tapi kita ingin anak-anak kita kuat, kita ingin anak-anak kita semangat, kita ingin anak-anak kita pinter, kita ingin anak-anak rajin belajar, betul?” ucap dia.
“Kita bangsa yang kaya, tapi yang penting sekarang kekayaan harus bisa kita kuasai, harus bisa kita kelola dengan baik ya, kalau kita malas, kalau pemimpin-pemimpinnya tidak jujur atau seenaknya, maka kekayaan kita akan diambil oleh bangsa-bangsa lain,” pungkas Prabowo.
(ain)


























