Logo Bloomberg Technoz

Hasil jajak pendapat menunjukkan ketidaksukaan masyarakat Amerika terhadap konflik ini semakin meningkat, terutama menjelang pemilihan umum paruh waktu (midterm) enam bulan ke depan, di mana masalah biaya hidup akan menjadi fokus utama pemilih. Menurut American Automobile Association (AAA), harga bensin telah menembus US$4,50 per galon untuk pertama kalinya sejak Juli 2022. Lonjakan ini mematahkan janji Trump sebelumnya yang mengeklaim harga BBM akan segera anjlok begitu perang berakhir.

Pasar bereaksi positif terhadap perkembangan ini. Saham-saham menguat sementara harga minyak mentah mulai turun pada hari Rabu. Minyak mentah acuan Brent menetap di level US$101,27 per barel saat investor menimbang peluang keberhasilan negosiasi.

Meski Trump berulang kali menyatakan bahwa kesepakatan sudah dekat, hingga kini belum ada hasil nyata yang terwujud. Kepada New York Post, Trump mengakui bahwa mungkin "terlalu dini" untuk memikirkan pembicaraan tatap muka guna mengunci perjanjian tersebut.

Iran diperkirakan akan mengirimkan jawaban melalui mediator Pakistan dalam dua hari ke depan. Sementara itu, media pemerintah Iran memberikan sinyal bahwa beberapa bagian dari proposal AS masih dianggap tidak realistis bagi kepemimpinan Teheran.

AS akan mengakhiri kampanye militer dan mencabut blokade Hormuz "dengan asumsi Iran setuju untuk memberikan apa yang telah disepakati, yang mungkin merupakan asumsi besar," tulis Trump di media sosial tanpa merinci detail proposal tersebut. Ia menambahkan dengan nada mengancam, "Jika mereka tidak setuju, pemboman dimulai kembali."

Di sisi lain, rencana kesepakatan ini memicu kekhawatiran di Israel. Pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berjanji akan terus menekan Iran hingga negara itu benar-benar kalah dan program nuklir, rudal, serta milisi proksinya dibubarkan sepenuhnya. CNN melaporkan, mengutip sumber Israel yang tidak disebutkan namanya, bahwa Netanyahu tengah mengadakan pembicaraan dengan pejabat AS untuk mendapatkan pemahaman lebih mendalam mengenai situasi ini.

(bbn)

No more pages