Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Rombak Eselon II di ESDM, Lantik 19 Pejabat Tinggi

Azura Yumna Ramadani Purnama
06 May 2026 13:15

Sambutan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat serah terima jabatan di Kementerian ESDM, Senin (19/8/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Sambutan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat serah terima jabatan di Kementerian ESDM, Senin (19/8/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia baru saja melantik 19 pejabat tinggi di lingkungan Kementerian ESDM, pada hari ini Rabu (6/5/2026).

Sejumlah pejabat yang dilantik merupakan Eselon II di Direktoran Jenderal (Ditjen) Mineral dan Batu Bara, Ditjen Migas, Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), BPH Migas, hingga Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Usai pelantikan, Bahlil menyatakan pelantikan 19 pejabat tinggi tersebut dilakukan dalam rangka reorganisasi. Dia menyatakan sedang melakukan penyehatan dan mencari formulasi tim yang dapat bekerja lebih cepat.


“Karena target dari Bapak Presiden sangat besar kepada kita. Jadi, kita melakukan percepatan dengan membuat perubahan dan rolling-rolling di kementerian,” kata Bahlil usai pelantikan, di Kantor Kementerian ESDM, Rabu (6/5/2026).

Adapun, berikut 19 pejabat tinggi di lingkungan Kementerian ESDM yang dilantik pada hari ini:

  • Dr. Erick Hutrindo menjadi Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi, dari sebelumnya Widyaiswara Ahli Madya pada Badan Pengembangan SDM ESDM.
  • Rakhmawati menjadi Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara, dari sebelumnya Perencana Ahli Madya pada Inspektorat Jenderal ESDM.
  • Joko Hadi Wibowo menjadi Direktur Teknik dan Lingkungan Migas, dari sebelumnya Inspektur Migas Ahli Madya pada Ditjen Migas.
  • Totoh Abdul Fatah menjadi Sekretaris Ditjen Minerba, dari sebelumnya Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara.
  • Dr. Asep Kurnia Permana menjadi Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara, dari sebelumnya Penyelidik Bumi Ahli Madya pada Badan Geologi.
  • Dr. Ir. Hendra Iswahyudi menjadi Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara, dari sebelumnya Direktur Konservasi Energi pada Ditjen EBTKE.
  • Dr. Priatin Hadi Wijaya menjadi Direktur Panas Bumi, dari sebelumnya Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
  • Noor Arifin Muhammad menjadi Direktur Bioenergi, dari sebelumnya Direktur Teknik dan Lingkungan Migas.
  • Gigih Udi Atmo menjadi Direktur Konservasi Energi, dari sebelumnya Direktur Panas Bumi.
  • Tony Susandy menjadi Direktur Energi Terbarukan, dari sebelumnya Analis Kebijakan Ahli Madya pada Ditjen EBTKE.
  • Ryllo Ashuri Panay menjadi Direktur Penanganan Aset Barang Bukti, dari sebelumnya Sekretaris KPU Provinsi Papua.
  • Ir. Yunus Saefulhak menjadi Inspektur II, dari sebelumnya Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan pada DEN.
  • Dr. Siti Sumilah Rita Susilawati menjadi Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, dari sebelumnya Sekretaris Ditjen Minerba.
  • Surya Herjuna menjadi Kepala Balai Besar Survei dan Pemetaan Geologi Kelautan, dari sebelumnya Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara.
  • Ir. Edi Wibowo menjadi Kepala Pusat Pengembangan SDM Ketenagalistrikan, EBTKE, dan Konservasi Energi, dari sebelumnya Direktur Bioenergi.
  • Bayu Nugroho menjadi Kepala Pusat Pengembangan SDM Geologi, Mineral, dan Batubara, dari sebelumnya Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Madya.
  • Sumartono menjadi Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan pada DEN, dari sebelumnya Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara.
  • Chrisnawan Anditya menjadi Direktur Bahan Bakar Minyak pada BPH Migas, dari sebelumnya Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi ESDM pada Sekretariat Jenderal KESDM.
  • Widyantoro menjadi Deputi Eksploitasi pada SKK Migas, dari sebelumnya Kepala Divisi Pengeboran dan Sumuran pada SKK Migas.