Logo Bloomberg Technoz

Proyek DME Batu Bara Dibidik Rampung 2030, Mitra Masih Penjajakan

Azura Yumna Ramadani Purnama
05 May 2026 11:20

Pasokan batu bara di dekat pabrik utama Sasol Ltd. yang menggunakan gasifikasi untuk membuat bahan bakar di Secunda, Afrika Selatan./Bloomberg-Waldo S
Pasokan batu bara di dekat pabrik utama Sasol Ltd. yang menggunakan gasifikasi untuk membuat bahan bakar di Secunda, Afrika Selatan./Bloomberg-Waldo S

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA menargetkan proyek gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) di Tanjung Enim, Sumatra Selatan dapat rampung dibangun pada 2030, usai dilakukan groundbreaking pada Rabu (29/4/2026).

Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA Turino Yulianto menyatakan rencana investasi proyek hilirisasi batu bara tersebut sedang dimatangkan oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Dia juga memastikan proyek tersebut bakal digarap bersama mitra teknologi, tetapi belum dapat mengungkapkan calon investor tersebut sebab proses penjajakan masih berlangsung.


Insyaallah 2030 [rampung]. Investasi sedang dimatangkan oleh Danantara. Mitra teknologi sedang dalam proses pemilihan. Belum bisa diumumkan,” kata Turino kepada Bloomberg Technoz, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan pertambangan PT Bukit Asam Tbk. (dok. PTBA)

Turino mengungkapkan calon mitra teknologi berasal dari beberapa negara, tetapi dia enggan mendetailkan teknologi dari mana yang akan dipakai untuk proyek DME di Indonesia.