Logo Bloomberg Technoz

RI Mau Bahas Nikel dalam Rencana Kunjungan Prabowo ke Filipina

Dovana Hasiana
05 May 2026 09:10

Penyaringan terak tungku di pabrik nikel. (Fotografer: Dimas Ardian/Bloomberg)
Penyaringan terak tungku di pabrik nikel. (Fotografer: Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) membeberkan kisi-kisi potensi kerja sama nikel antara Indonesia dan Filipina di sela kunjungan Presiden Prabowo Subianto pada pekan ini, Kamis (7/5/2026) dan Jumat (8/5/2026).

Dewan Penasihat Pertambangan APNI Djoko Widajatno mengatakan, berdasarkan informasi yang didengarnya, Kepala Negara bakal mengikuti agenda kerja sama pengembangan industri berbasis nikel antara Indonesia dan Filipina.

Kendati demikian, Djoko belum dapat mengelaborasi mengenai detail kerja sama tersebut.


“Berbagai agenda kerja sama pengembangan industri berbasis nikel, karena cadangan nikelnya juga terbatas,” ujar Djoko saat dihubungi, Senin (4/5/2026). 

Meski ada potensi kerja sama tersebut, Djoko mengatakan saat ini penambang Indonesia mengalami penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026.