Luasan Panen Padi Maret 2026 Turun 3,16%
Mis Fransiska Dewi
04 May 2026 18:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan luas panen padi pada Maret tahun ini sebesar 1,61 juta hektare atau turun sebesar 3,16% dibandingkan Maret tahun lalu. Potensi luas padi 3 bulan setelahnya yakni April-Juni 2026 mencapai 3,16 juta hektare atau mengalami penurunan sekitar 7,64% daripada April-Juni 2025.
Hal ini disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Senin (4/5/2026).
“Potensi luas panen tersebut seluas 0,26 juta hektare atau menurun 7,64% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Ateng.
Dia mengatakan pihaknya memprediksi luas panen padi pada Januari-Juni 2026 mencapai 6,27 juta hektare atau mengalami kenaikan seluas 0,01 juta hektare, serta angkanya naik 0,22% dibandingkan Januari-Juni 2025. Ateng juga mengingatkan angka potensi luas panen ini masih dapat berubah sesuai kondisi terkini hasil amatan lapangan seperti serangan hama-OPT, banjir, kekeringan, waktu realisasi panen petani, dan lain-lain.
“Ini beberapa ya yang akan mengubah untuk kondisi pertanaman April sampai Juni 2026,” tutur dia.
Lanjut Ateng, BPS pun memproyeksikan produksi padi dalam bentuk gabah kering (GKG) pada bulan Maret 2026 sebesar 8,75 juta ton GKG atau turun sekitar 3,69% dibandingkan Maret 2025. Pada Maret tahun lalu, dia menyebut produksi padi dalam bentuk gabah kering mencapai 9,08 juta ton.






























