Logo Bloomberg Technoz

P2G Desak Rekrutmen PPPK Dihentikan, Dorong 400 Ribu Guru PNS

Dinda Decembria
04 May 2026 14:10

Ilustrasi Guru (Envato)
Ilustrasi Guru (Envato)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menghentikan rekrutmen guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan beralih pada pengangkatan sekitar 400 ribu guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Desakan ini bagian dari refleksi Hari Pendidikan Nasional 2026.

Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim mengatakan kondisi pendidikan Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan serius, terutama pada aspek kompetensi dasar siswa seperti literasi dan numerasi yang dinilai masih jauh tertinggal dibandingkan dengan rata-rata global.

“Bahkan untuk bidang literasi, pada 2022 Indonesia mengalami skor terendah sepanjang sejarah keikutsertaan PISA. Pertama ikut tahun 2000 kita meraih skor 371, tahun 2022 malah nyungsep menjadi 359, rasanya sangat mengkhawatirkan dan memilukan,” ujar Satriwan dalam keterangannya, dikutip Senin (4/5).


Berdasarkan hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022, skor numerasi Indonesia tercatat 366, literasi 359, dan sains 383. Angka ini masih tertinggal dari rata-rata dunia yang masing-masing mencapai 472, 476, dan 485.

Selain itu, hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SMP dan SMA juga menunjukkan capaian yang rendah. Untuk tingkat SMA, rata-rata nilai Bahasa Indonesia tercatat 55,38, Bahasa Inggris 24,93, dan Matematika 36,10. Sementara untuk mata pelajaran lain seperti Ekonomi dan Fisika masing-masing berada di angka 31,68 dan 37,65.