Per 31 Maret 2026, APBN mengalami defisit anggaran Rp240,1 triliun atau 0,93% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dari target defisit di batas 2,68% PDB.
Angka defisit ini jauh lebih tinggi dibanding posisi periode yang sama tahun lalu, yakni mengalami defisit Rp99,8 triliun atau 0,41% terhadap PDB, dari target setahun penuh 2,53%.
Sementara itu, realisasi pendapatan negara sampai 31 Maret 2026 tercatat Rp574,9 triliun atau 18,2% dari total target pendapatan negara dalam APBN setahun penuh yang sebesar Rp3.153 triliun. Nilainya tumbuh 10,5% dari pendapatan negara pada periode yang sama tahun lalu.
(ell)
No more pages






























