Logo Bloomberg Technoz

“Kami memiliki kekhawatiran konstitusional yang serius, dan kami tidak ingin menambahnya dengan persoalan hukum lainnya,” tegas Kaine.

Di sisi lain, Ketua DPR Mike Johnson mengecilkan urgensi tenggat waktu tersebut. Menurut laporan NBC News, Johnson berpendapat bahwa batas 60 hari itu tidak relevan karena AS “tidak sedang berperang” dan justru sedang berupaya menjadi “perantara perdamaian.” Donald Trump sendiri telah memperpanjang gencatan senjata dengan Iran awal bulan ini, namun menolak menetapkan batas waktu berakhirnya gencatan senjata tersebut.

Senator Jack Reed dari Rhode Island, petinggi Demokrat di komite tersebut, membuka persidangan dengan menuduh Hegseth “telah menyebabkan kerusakan permanen pada militer.”

Hegseth menepis kritik tersebut dengan mengeklaim bahwa militer AS berhasil “mencapai target angka rekrutmen di pertengahan tahun” dan menyatakan bahwa “pemimpin-pemimpin terbaik kami tetap bertahan.”

Kesaksian Hegseth bersama Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine bertujuan untuk membahas permintaan anggaran pertahanan pemerintahan Trump yang mencapai US$1,5 triliun—sebuah rekor yang menandakan kenaikan 44% dari anggaran tahun sebelumnya.

Terkait biaya operasi perang Iran, Senator Connecticut Richard Blumenthal meragukan klaim Pentagon sebesar US$25 miliar yang disampaikan oleh Plt. Pengawas Keuangan Pentagon, Jules Hurst. “Saya rasa US$25 miliar itu mungkin kurang dari setengah, atau bahkan kurang dari seperempat dari total biaya perang yang sebenarnya,” ujar Blumenthal.

Meski dihujani kritik, Hegseth mendapat pembelaan dari rekan-rekan Partai Republik. Senator Tom Cotton dari Arkansas berpendapat bahwa alih-alih menguras sumber daya, perang di Iran justru membantu mengungkap tantangan jangka panjang terkait stok amunisi AS. Hegseth menyetujui hal ini, sembari mencatat bahwa Trump ingin memastikan gudang amunisi terisi penuh hingga “meluap.”

“Kita harus siap untuk mencegah konflik, dan jika perlu, untuk memenangkannya,” ujar Ketua Komite, Senator Republik dari Mississippi, Roger Wicker, sebagai bentuk dukungan terhadap operasi AS terhadap Iran.

Ia menambahkan bahwa anggaran bersejarah tersebut “dipenuhi program dan inisiatif penting yang mutlak diperlukan” bagi kepentingan Amerika Serikat.

(bbn)

No more pages