Laporan ini menunjukkan ekonomi yang sejauh ini masih berdiri kokoh dan berada dalam posisi yang lebih baik untuk menahan dampak konflik Timur Tengah. Meski perang tersebut memicu lonjakan harga minyak dan mengganggu rantai pasok global, situasi geopolitik tetap berisiko menghambat pertumbuhan jika konsumen yang sudah jenuh dengan inflasi mulai membatasi pengeluaran mereka.
Meskipun pengembalian pajak yang lebih tinggi membantu menyokong belanja rumah tangga, laporan PDB menunjukkan tekanan inflasi meningkat tajam pada bulan Maret akibat lonjakan harga bensin yang dipicu oleh perang.
Indikator inflasi favorit Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed)—indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE)—naik 0,7% bulan lalu, kenaikan tertinggi sejak 2022. Secara tahunan, angka ini meningkat 3,5%. Harga bensin sendiri terus merangkak naik dan kini berada di level tertinggi sejak 2022.
"Ekonomi berada dalam kondisi yang cukup baik saat konflik Timur Tengah mulai pecah," ujar James Knightley, Kepala Ekonom Internasional di ING. "Namun, semakin lama gangguan arus perdagangan di Selat Hormuz berlangsung, semakin besar hambatan bagi pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja, serta semakin tinggi risiko kenaikan inflasi."
Pada Rabu (29/4), pejabat The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga, namun mengungkap adanya perpecahan internal yang semakin dalam terkait prospek kebijakan di tengah ketidakpastian perang Iran.
Meski permintaan rumah tangga melambat dibanding kuartal sebelumnya, sebagian hal itu kemungkinan dipengaruhi cuaca musim dingin ekstrem di sebagian besar wilayah AS pada awal tahun. Belanja riil naik 0,2% pada Maret dibanding bulan sebelumnya, didorong pembelian barang seperti mobil dan perlengkapan rumah tangga.
Data terpisah pada Kamis menunjukkan klaim tunjangan pengangguran di AS turun ke level terendah sejak akhir 1960-an pekan lalu, menandakan pemutusan hubungan kerja masih terbatas.
Gubernur Federal Reserve Jerome Powell menggambarkan ekonomi sebagai “cukup tangguh” dalam konferensi pers terakhirnya sebagai gubernur pada Rabu, sebagian berkat “permintaan yang tampaknya tak pernah terpuaskan” terhadap pusat data di seluruh AS. Perusahaan teknologi besar seperti Alphabet Inc, Amazon.com Inc, Meta Platforms Inc, dan Microsoft Corp diperkirakan akan menggelontorkan ratusan miliar dolar untuk AI tahun ini.
Lonjakan belanja bisnis pada kuartal pertama didorong oleh peningkatan signifikan pada peralatan pemrosesan informasi dan perangkat lunak. Di sisi lain, belanja pemerintah naik kembali 4,4% pada kuartal pertama setelah sebelumnya terganggu oleh penutupan pemerintah.
Namun, ekspor neto menjadi penekan pertumbuhan dengan mengurangi 1,3 poin persentase dari PDB kuartal pertama—penurunan terbesar dalam setahun—akibat lonjakan impor yang kemungkinan mencerminkan tingginya permintaan terhadap peralatan komputer.
Karena fluktuasi perdagangan dan persediaan sering mendistorsi PDB, ekonom juga mencermati indikator permintaan domestik inti yang dikenal sebagai penjualan akhir kepada pembeli swasta domestik. Ukuran ini tumbuh 2,5% pada kuartal pertama, meningkat dari kuartal sebelumnya.
Data bulanan terpisah dari BEA menunjukkan indeks harga PCE inti—yang tidak memasukkan komponen makanan dan energi—naik 0,3% pada Maret dibanding bulan sebelumnya. Secara tahunan, indeks ini meningkat 3,2%, tertinggi dalam lebih dari dua tahun.
Kenaikan biaya transportasi berpotensi merembet ke berbagai barang konsumsi, sementara gangguan pasokan pupuk berisiko mendorong harga bahan pangan lebih tinggi dalam jangka panjang.
Perusahaan-perusahaan AS mulai menyesuaikan proyeksi mereka terhadap kenaikan inflasi. General Motors Co menyebut perang Iran telah memicu biaya yang lebih tinggi dari perkiraan, sementara American Airlines Group Inc dan United Airlines Holdings Inc menurunkan target laba tahun ini akibat kenaikan harga bahan bakar.
Laporan pemerintah lainnya menunjukkan indeks biaya tenaga kerja—yang mengukur perubahan upah dan tunjangan—naik 0,9% pada kuartal pertama, sedikit lebih tinggi dibanding periode tiga bulan sebelumnya.
(bbn)





























