Logo Bloomberg Technoz

Indef: Hilirisasi II Punya Nilai Tambah, Perlu Inovasi Teknologi

Pramesti Regita Cindy
30 April 2026 18:55

Groundbreaking proyek hilirisasi fase 2 Danantara di Cilacap, Rabu (29/4/2026)./Bloomberg Technoz-Dovana Hasiana
Groundbreaking proyek hilirisasi fase 2 Danantara di Cilacap, Rabu (29/4/2026)./Bloomberg Technoz-Dovana Hasiana

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kalangan ekonom berpandang kelanjutan proyek hilirisasi nasional tahap II dapat mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi dan pendapatan negara, namun membutuhkan dorongan inovasi dan teknologi agar dampaknya optimal.

Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Esther Sri Astuti menuturkan sejatinya hilirisasi membuka peluang besar bagi peningkatan produktivitas sektor berbasis sumber daya alam.

"[Ini bisa menjadi] peluang baik jika ada peningkatan produktivitas sektor yang menjadi fondasi penting dalam keberhasilan hilirisasi," kata Esther dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/4/2026).


Selain itu, kata dia, hilirisasi tahap II akan mendorong peningkatan nilai tambah dalam negeri, memperkuat ekspor, serta menambah penerimaan negara, terutama pada komoditas seperti nikel, sawit, dan tembaga.

Dia menekankan pentingnya penerapan teknologi modern dalam proses pengolahan. Penggunaan teknologi, termasuk pembangunan fasilitas seperti smelter, dinilai dapat meningkatkan efisiensi sekaligus kualitas produksi.