Rupiah Terkapar Tembus Rp17.353/US$: Naik 8% dari Nilai Wajar
Mis Fransiska Dewi
30 April 2026 11:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ekonom berpandangan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang pagi ini berada di level Rp17.353/US$, sudah naik dari nilai wajar rupiah sekitar 5%-8%. Nilai wajar rupiah diproyeksikan di kisaran Rp16.000/US$ hingga RpRp16.500/US$ untuk ukuran fundamental.
Rupiah spot hari ini, Kamis (30/4/2026), terdepresiasi 0,36% ke Rp17.353/US$, meski dolar AS sedikit jinak dengan indeksnya terhadap enam mata uang utama turun 0,11% ke posisi 98,85. Tak lama berselang, rupiah semakin lesu 0,4% ke posisi Rp17.366/US$ pada 09:05 WIB.
“Nilai wajar rupiah saat ini tidak bisa disebut sebagai satu angka pasti,” kata Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede saat dihubungi, Kamis (30/4/2026).
Josua berpandangan nilai wajar rupiah sekitar Rp16.500/US$–Rp16.800/US$ bila memasukkan premi risiko global yang masih tinggi. Dalam kaitan itu, dia menyebut beberapa pendekatan nilai tukar riil dan model fundamental menunjukkan rupiah memang sudah terlalu lemah dibanding dasar ekonominya.
Menurut Josua, data nilai tukar riil efektif atau Real Effective Exchange Rate juga menunjukkan rupiah berada di bawah angka 100, yang berarti rupiah relatif murah dibanding tahun dasar 2020.


























