Untuk hari ini, IHSG diperkirakan masih bergerak terbatas dengan kecenderungan menguji area gap di level psikologis 7.000. Selama mampu bertahan di atas level tersebut dan terjadi technical rebound, peluang penguatan menuju resistance 7.160-7.230 masih terbuka.
Saham–saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah MBMA, PADA, dan BNBR.
Menyitir Phintraco Sekuritas, secara teknikal pembentukan histogram negatif MACD IHSG berlanjut dan Stochastic RSI memasuki area oversold. IHSG sempat mendekati gap down di 7.022.
IHSG berpotensi menguji level psikologis di 7.000, seiring dengan meningkatnya ketidakpastian dan berlanjutnya kenaikan harga minyak mentah.
Yang jadi perhatian pasar hingga mengangkat IHSG, pemerintah akan memberikan insentif berupa pembebasan bea masuk atau tarif 0% bagi impor LPG hingga produk plastik selama enam bulan. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi beban masyarakat dan inflasi seiring kenaikan harga kedua komoditas tersebut di tengah ketegangan di Timur Tengah yang berkepanjangan.
“Saat ini tarif bea masuk LPG tercatat 5%, dengan adanya kebijakan baru tersebut impor LPG tidak akan dikenakan bea masuk mulai Mei 2026. Pemerintah juga memperluas jenis produk plastik akan dikenakan tarif bea masuk sebesar 0%,” papar riset Phintraco.
Saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah GJTL, HMSP, BBNI, RMKE, dan WIIM.
Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, melemahnya bursa Wall Street dan berlanjutnya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu, naiknya harga beberapa komoditas berpeluang menjadi katalis positif.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 7.010-6.950 dan resisten 7.135-7.195,” terang CGS International Sekuritas.
Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham MBMA, PGAS, ELSA, SCMA, BSDE, dan HMSP.
Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG bakal kembali melemah disebabkan oleh tensi geopolitik yang masih tinggi, kembali melemahnya rupiah, kenaikan yield obligasi di AS dan domestik, serta masih derasnya outflow dana asing. Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah MBMA, BBTN, dan KIJA.
(fad/aji)




























