Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Ramal Pertumbuhan Ekonomi RI Q1-2026 di 5,5%

Pramesti Regita Cindy
27 April 2026 16:10

Potret pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Bloomberg)
Potret pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan Juda Agung memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 mencapai 5,5% secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka ini kata dia ditopang oleh optimisme peningkatan aktivitas konsumsi dan kinerja penerimaan pajak, khususnya dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan PPN Barang Mewah (PPN-BM).

Juda menjelaskan, pertumbuhan tersebut tercermin dari lonjakan penerimaan pajak yang mencapai 20,7% secara kumulatif hingga Maret 2026. Secara rinci, penerimaan pajak pada Januari tumbuh 30,7%, Februari 30,1%, dan Maret 7,6%. 

Jelasnya kontributor utama berasal dari PPN dan PPN-BM yang melonjak hingga 57,7%. 


"Ini yang kemudian kita optimis bahwa di Triwulan I akan tumbuh 5,5%," kata Juda dalam acara Kick Off PINISI di Gedung BI, Jakarta, Senin (27/4/2026). 

Di sisi lain, kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kata dia juga menunjukkan akselerasi signifikan. Belanja negara pada kuartal I-2026 tumbuh 31,4% secara tahunan dan telah mencapai 21,2% dari total pagu APBN sebesar Rp3.842,7 triliun.