Vale Cermati Formula Baru Harga Nikel RI Saat Pasar Belum Reaktif
Azura Yumna Ramadani Purnama
25 April 2026 20:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Vale Indonesia (INCO) mengaku masih mencermati dampak formulasi baru Harga Patokan Mineral (HPM) komoditas nikel terhadap penjualan bijih dan rencana operasional smelter perseroan.
Vale memandang formula baru perhitungan HPM nikel bakal membuat harga bijih melonjak, tetapi hingga kini pasar dinilai masih belum bereaksi.
“Ini kan baru 1 minggu. Kita masih coba pahami teknisnya. Sudah tepat yang pastinya harganya sih cukup meningkat, cuma kan pasar butuh waktu untuk bereaksi,” kata Chief Financial Officer (CFO) Vale Indonesia Rizky Andhika Putra di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2026) malam.
Rizky mengaku Vale masih belum melakukan transaksi penjualan bijih baru setelah aturan HPM tersebut berlaku pada 15 April 2026.
“Belum sempat ada transaksi baru jadi baru kami coba pelajari dulu pemberlakuannya seperti apa,” ungkap dia.




























