Trump Masih Tunggu Proposal Iran, Belum Ada Tenggat Waktu Pasti
News
23 April 2026 05:40

Eltaf Najafizada, Weilun Soon, Omar Tamo dan Jennifer A. Dlouhy - Bloomberg News
Bloomberg, Amerika Serikat (AS) dan Iran kini terjebak dalam persaingan sengit memperebutkan kendali atas Selat Hormuz. Kondisi ini menyusul kegagalan kedua pihak untuk bertemu dalam putaran baru perundingan damai, di mana kedua belah pihak justru saling memblokade jalur perairan vital tersebut demi mencari posisi tawar di tengah gencatan senjata yang diperpanjang.
Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata yang disepakati pada 7 April akan tetap berlaku tanpa batas waktu sembari Washington menunggu Iran mengajukan proposal damai baru. Namun, Teheran menegaskan belum memiliki rencana untuk berpartisipasi dalam negosiasi dalam waktu dekat. Sebelumnya, Wakil Presiden JD Vance sedianya dijadwalkan terbang ke Islamabad pada Selasa untuk melanjutkan diskusi, namun rencana tersebut batal setelah dipastikan Iran tidak mengirimkan delegasinya.
Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menyampaikan kepada media bahwa Presiden Trump "belum menetapkan tenggat waktu yang pasti untuk menerima proposal dari Iran."
AS tetap mempertahankan blokade angkatan laut terhadap kapal-kapal yang menuju dan berasal dari pelabuhan Iran guna menekan Republik Islam tersebut. Langkah ini dikecam oleh Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebagai pelanggaran gencatan senjata. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan lewat unggahannya bahwa meski Iran menyambut pembicaraan, "blokade dan ancaman adalah hambatan utama" bagi diplomasi.



























