Logo Bloomberg Technoz

Tren lima tahun terakhir data pengaduan Komnas Perempuan di ranah publik memperlihatkan pola yang relatif konsisten, Kekerasan berbasis gender online (KBGO) tetap menjadi jenis kekerasan yang paling dominan. Tercatat 1091 kasus KBGO, 977 (90%) di antaranya KBGO seksual.

“Tahun 2025, menggambarkan bahwa kekerasan terhadap perempuan yang sistemik terus mengalami pemicu yang berlapis karena krisis yang multidimensi dan kompleks seperti kerusakan ekologis, blacksliding demokrasi, kekerasan yang menggunakan teknologi saling berkelindan dan memperdalam kerentanan perempuan ,” kata Wakil Ketua Komnas Perempuan, Dahlia Madanih.

Komnas Perempuan juga menyoroti terkait tantangan serius yang sering dihadapi dalam menangani kasus, seperti stagnasi legislasi, resistensi politik, ketimpangan respons antar lembaga negara, serta keterbatasan kapasitas kelembagaan yang belum sebanding dengan skala kebutuhan perlindungan korban.

“Kami melihat adanya kesenjangan serius antara kebutuhan perlindungan korban dan kapasitas sistem yang tersedia, dan ini harus menjadi perhatian bersama,” tegas Dahlia.

Laporan yang diungkapkan Komnas Perempuan tersebut memperlihatkan bahwa perempuan Indonesia masih belum sepenuhnya merdeka, selayaknya yang diinginkan dan diperjuangkan Raden Ajeng Kartini. 

(spt)

No more pages