Isu Energi Tekan Singapura, Perusahaan Tunda Rencana PHK
News
20 April 2026 18:15

Bloomberg, Perusahaan-perusahaan di Singapura sedang menjajaki langkah-langkah penyesuaian seiring dengan mulai terasa dampaknya kenaikan harga energi dan meningkatnya kekhawatiran terkait biaya tenaga kerja.
Sekitar 96% responden mengatakan mereka menghadapi biaya operasional yang lebih tinggi dan lebih dari setengahnya khawatir tentang kenaikan biaya tenaga kerja, menurut hasil survei ceoat yang dirilis oleh Federasi Pengusaha Nasional Singapura pada hari Senin.
Survei selama periode 10 hingga 16 April tersebut juga menyoroti efek domino dari kenaikan biaya bahan baku, persediaan, dan logistik.
Meskipun kondisi ekonomi dunia labil, sebagian besar responden mengatakan mereka akan menunda perubahan tenaga kerja, dengan harapan pemerintah juga bakal menangguhkan sementara langkah-langkah kebijakan yang dapat menambah tekanan biaya lebih lanjut.
Lingkungan perusahaan lain di Singapura menerapkan cara–cara termasuk pembekuan perekrutan, penundaan rencana ekspansi, penempatan ulang staf, dan pengurangan jumlah karyawan melalui pengunduran diri alami.




























