Iran Ogah Lanjut Negosiasi dengan AS selama Blokade Laut Berlaku
Redaksi
20 April 2026 06:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Iran memberi sinyal bahwa mereka mungkin tidak akan ikut serta dalam putaran kedua pembicaraan pekan ini selama AS tetap memberlakukan blokade laut. Hal ini mempertegas ketegangan yang semula tampak mereda pada Jumat lalu.
Stasiun TV pemerintah Iran mengutip pernyataan anggota tim negosiasi negara tersebut, mengatakan, "Kami tidak melihat prospek yang jelas untuk negosiasi ‘produktif’ antara Iran dan AS," dan membantah adanya rencana untuk berpartisipasi dalam pembicaraan yang dijadwalkan pekan ini.
"Tindakan AS yang berlebihan, tuntutan yang tidak masuk akal dan tidak realistis, perubahan sikap yang sering, kontradiksi yang terus-menerus, dan berlanjutnya blokade laut, yang dianggap sebagai pelanggaran perjanjian gencatan senjata, bersama dengan retorika yang mengancam, sejauh ini telah menghambat kemajuan negosiasi, dan dalam keadaan ini, prospek yang jelas untuk negosiasi yang produktif tidak terlihat,” kata laporan IRIB.
Sementara itu, Iran, yang menutup selat tersebut pekan lalu setelah membukanya di tengah gencatan senjata, menetapkan aturan biaya baru dan mengatakan parlemen sedang berupaya untuk mengesahkan undang-undang untuk mengatur Selat Hormuz, termasuk melarang kapal-kapal yang berafiliasi dengan Israel dan kapal-kapal dari "negara-negara musuh" tidak akan diizinkan untuk lewat tanpa izin dari Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.
Gedung Putih belum menanggapi pertanyaan yang meminta komentar tentang pernyataan Iran tersebut.





























