Logo Bloomberg Technoz

Senat AS Kembali Tolak Upaya Demokrat untuk Akhiri Perang Iran

News
16 April 2026 07:33

Perang Iran vs AS. (Foto: Diolah dari Berbagai Sumber)
Perang Iran vs AS. (Foto: Diolah dari Berbagai Sumber)

Steven T. Dennis - Bloomberg News

Bloomberg, Senat Amerika Serikat (AS) pada hari Rabu (15/4) resmi menolak upaya yang dipimpin Partai Demokrat untuk mengakhiri perang di Iran. Meski demikian, Pemimpin Mayoritas Senat dari Demokrat, Chuck Schumer, berjanji akan memaksakan pemungutan suara mingguan terkait konflik yang dinilai semakin tidak populer dan memakan biaya besar tersebut.

Dalam pemungutan suara prosedural yang berakhir dengan skor 47-52, politisi Republik Rand Paul memilih bergabung dengan Demokrat. Sebaliknya, politisi Demokrat John Fetterman justru memberikan suaranya untuk kubu Republik. Pola ini hampir serupa dengan hasil pemungutan suara bulan lalu.


Langkah ini memang diprediksi sulit menjadi undang-undang, karena harus melewati DPR yang dikuasai Republik dan berisiko terkena veto dari Presiden AS Donald Trump. Meski begitu, manuver Schumer menjadi ancaman politik bagi anggota Republik yang tengah berjuang mempertahankan kursi mereka dalam pemilihan tahun ini.

Perang yang berkepanjangan telah memicu lonjakan harga bahan bakar, pupuk, dan kebutuhan lainnya. Hal ini mengancam dominasi Partai Republik di Kongres menjelang pemilihan paruh waktu (midterm) November mendatang, di mana isu biaya hidup diprediksi akan menjadi perhatian utama pemilih.