Logo Bloomberg Technoz

Repatriasi dividen ini memang bersifat musiman. Tapi saat ini efeknya jadi lebih terasa karena terjadi di tengah melemahnya fondasi eksternal Indonesia. 

Di sisi lain, penurunan cadangan devisa pada Maret juga jadi indikator bahwa bantalan stabilitas sepertinya mulai menipis, sehingga ruang manuver otoritas moneter jadi makin sempit. 

Cadangan Devisa 1 (Bloomberg Technoz)

Tekanan inflasi juga ikut menambah beban. Pelemahan rupiah dan gangguan pasokan yang terjadi akibat perang saat ini muali merambat ke sektor riil melalui inflasi impor. 

Beberapa bahan baku kemasan mengalami kenaikan membuat biaya produksi produsen makanan dan minuman naik. Kenaikan ini diproyeksikan akan tercermin dalam inflasi April. 

Lebih lanjut, kekhawatiran akan meningkatnya anggaran subsidi energi juga masih membayangi pergerakan rupiah. Faktor lain yang memperkeruh keadaan adalah tekanan fiskal. Agenda kebijakan program prioritas pemerintah, membutuhkan ruang anggaran yang signifikan. 

Di tengah kenaikan harga minyak dan potensi membengkaknya biaya subsidi, hal ini tentu akan menambah tekanan terhadap rupiah. Tekanan fiskal, permintaan dolar AS, dan terbatasnya ruang manuver bagi otoritas moneter membuat stabilitas rupiah jadi semakin rapuh. 

(dsp/aji)

No more pages