Logo Bloomberg Technoz

Telkom dan PGN Kolaborasi Bangun Green Data Center


(Dok. Telkom Indonesia)
(Dok. Telkom Indonesia)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN resmi menjalin kolaborasi strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang bertujuan mengintegrasikan infrastruktur digital dengan pasokan energi rendah karbon. Penandatanganan bersejarah ini berlangsung di Jakarta pada Jumat (10/4) dan menjadi langkah konkret kedua perusahaan pelat merah tersebut dalam mendorong pemanfaatan green energy untuk mendukung operasional green data center yang berkelanjutan di Indonesia.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto sebagai simbol komitmen tertinggi kedua institusi. Turut hadir dalam acara tersebut Senior Director of Business Performance and Assets Optimization Danantara Indonesia Bhimo Aryanto, Direktur Strategic Portfolio Telkom Seno Soemadji, Direktur Keuangan PGN Catur Dermawan, serta Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Mirza Mahendra. Kehadiran para petinggi dari berbagai institusi strategis ini mencerminkan betapa pentingnya kolaborasi lintas sektor ini bagi masa depan ekosistem digital dan energi nasional.

Dalam skema kerja sama ini, Telkom berperan sebagai pengembang ekosistem digital dan data center yang membutuhkan pasokan energi rendah emisi. Sementara PGN hadir sebagai penyedia energi melalui pemanfaatan biomethane yang bersumber dari limbah minyak kelapa sawit di wilayah Sumatera. Sinergi dua kekuatan besar BUMN ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem infrastruktur digital yang tidak hanya canggih, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan.


Ruang lingkup kerja sama yang disepakati mencakup studi bersama hingga penjajakan implementasi energi hijau pada ekosistem data center TelkomGroup, baik di dalam maupun luar negeri. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam memastikan ketersediaan sumber energi hijau yang andal sebagai faktor kunci pengembangan data center generasi baru yang efisien dan berdaya saing global.

Bhimo Aryanto dari Danantara Indonesia menyoroti dimensi strategis yang lebih luas dari kolaborasi ini, yakni potensinya dalam memperkuat posisi Indonesia di peta ekosistem digital regional yang semakin kompetitif.