Logo Bloomberg Technoz

Hari Pertama WFH ASN, Penumpang KRL Turun 19% dan LRT Drop 11%

Muhammad Fikri
11 April 2026 17:30

Rangkaian kereta KRL ‘Jalita’ terparkir di peron Stasiun Jakarta Kota, Rabu (12/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Rangkaian kereta KRL ‘Jalita’ terparkir di peron Stasiun Jakarta Kota, Rabu (12/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat penurunan volume penumpang pada hari pertama penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Jumat (10/4/2026).

Penurunan terlihat terutama pada layanan KRL Jabodetabek dan LRT Jabodebek yang selama ini menjadi tulang punggung mobilitas pekerja di kawasan perkantoran ibu kota.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan jumlah penurunan terjadi di KRL Jabodetabek dan volume penumpang LRT sebesar masing-masing 11% dan 19%.


KAI Group mencatat pada Jumat, layanan KRL Jabodetabek melayani 959.057 pengguna. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 19% jika dibandingkan dengan rata-rata volume sebelum kebijakan WFH ASN diberlakukan yang mencapai 1.188.103 pengguna.

"Hal serupa juga terlihat pada layanan LRT Jabodebek yang melayani 106.301 pengguna, atau turun 11% dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 118.505 pengguna,” tulis Anne dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (11/4/2026)