Airlangga soal Proyeksi World Bank: Masih di Atas Rerata Global
Mis Fransiska Dewi
10 April 2026 08:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - World Bank alias Bank Dunia baru saja menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7% pada 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai penurunan proyeksi terjadi di banyak negara. Kondisi ini dipengaruhi situasi global yang melemah.
"Berbagai dengan situasi perang kan ya mereka [World Bank] semua menurunkan [proyeksi] di berbagai wilayah. Tapi kalau kita lihat angka itu juga masih di atas pertumbuhan global rata-rata. Pertumbuhan global rata-rata kan di 3,4%," kata Airlangga di kantornya, Kamis (9/4/2026) petang.
Airlangga menilai proyeksi tersebut mencerminkan tekanan global. Ketegangan geopolitik dan konflik juga tengah memengaruhi aktivitas ekonomi dunia.
Meski demikian, dia menilai kondisi tersebut tidak akan menghambat kinerja ekonomi Indonesia secara signifikan. Pertumbuhan ekonomi nasional dinilai masih berpeluang lebih tinggi dibandingkan rata-rata global.
Pemerintah juga tetap optimistis terhadap kinerja domestik. Hasil pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 dinilai menjadi indikator awal arah ekonomi sepanjang tahun.



























